BITUNG, MediaNusantaraCenterCall.com — Terkait pemberitaan sebelumnya mengenai dirinya yang disebut-sebut akan di-PAW, *H.R.I alias Haji Olan* akhirnya buka suara dan memberikan tanggapan resmi kepada media ini, Rabu 28 Oktober 2026.
Haji Olan menegaskan, tudingan dan narasi yang beredar itu *sama sekali tidak seperti itu*.
“Terkait tudingan pemberitaan sebelumnya mengenai tidak sesuai akan di-PAW, Haji Olan itu sama sekali tidak seperti itu. Simak tanggapan saya,”ujar Haji Olan.
*SEKRETARIS DPD AKAN PANGGIL KETUA DPC MATUARI*
Dalam kapasitasnya selaku *Sekretaris DPD NasDem Kota Bitung*, Haji Olan menyatakan akan memanggil Ketua DPC NasDem Kecamatan Matuari untuk memberikan klarifikasi.
“Pendapat saya selaku Sekretaris DPD NasDem Kota Bitung, saya akan panggil Ketua Kecamatan Matuari untuk klarifikasi, sejauh mana dia bisa mempertanggungjawabkan pernyataannya itu,”tegas Haji Olan.
Menurut Haji Olan, persoalan ini harus diluruskan. Jangan sampai informasi yang beredar justru membuat kader bingung dan partai gaduh, padahal sumbernya tidak jelas.
*“KOK DIA LEBIH TAHU DARI KAMI?”*
Haji Olan mempertanyakan, bagaimana mungkin persoalan di tingkat DPD dan DPW justru disebut lebih diketahui oleh tingkat kecamatan, padahal DPD sendiri yang menjalankan dan mengklarifikasi langsung ke pimpinan di atasnya.
“Apa yang terjadi di DPD dan DPW NasDem, kok dia yang lebih tahu dari kita? Padahal kami bekerja sesuai petunjuk pimpinan satu tingkat di atas kita,” ujar Haji Olan.
Ia menjelaskan, setelah melaksanakan petunjuk pimpinan satu tingkat di atas, pihaknya pun langsung mengklarifikasi ke satu tingkat di atasnya lagi, yaitu DPP NasDem.
“Setelah kami melaksanakan petunjuk satu tingkat di atas kita, kami pun mengklarifikasi satu tingkat di atas mereka, yaitu DPP. Apa yang kita kerjakan hari itu juga disetujui DPP,”ungkapnya.
“Apa yang salah di sini? Tingkat kecamatan tidak mengetahui apa yang dilakukan oleh kami,”tambahnya.
*“HAJI OLAN DI NASDEM CUMA SATU, ITULAH SEKRETARIS SAYA SENDIRI”*
Haji Olan juga menegaskan identitas dan posisinya di partai agar tidak ada lagi kesalahpahaman di tengah kader maupun masyarakat.
“Haji Olan itu satu Kota Bitung tahu banyak, tapi untuk di NasDem itu Haji Olan itu cuma satu, itulah Sekretaris saya sendiri,”ujarnya dengan nada tegas.
Pernyataan itu sekaligus menegaskan bahwa dirinya masih aktif menjalankan tugas sebagai Sekretaris DPD NasDem Kota Bitung, bukan seperti yang digambarkan dalam isu PAW yang beredar.
DUA KALI RAPAT DI DPW, TIDAK ADA PENYAMPAIAN SEPERTI ITU
Haji Olan mengaku heran karena informasi soal PAW dirinya disebut-sebut berasal dari pengurus DPD ke DPW, padahal faktanya berbeda.
“Jadi saya akan panggil yang bersangkutan (Ketua Kecamatan Matuari NasDem) untuk memberikan klarifikasi, kalau anda dapat info dari mana? Sedangkan kami sudah dua kali rapat di DPW, tidak ada penyampaian seperti itu,”tegasnya.
Ia juga menyatakan akan mengklarifikasi hal tersebut ke satu tingkat di atas DPW.
“Saya juga akan mengklarifikasi satu tingkat di atas DPW, penyampaiannya sama: kita harus bekerja. Dan kalau kita bekerja lantas salah, yang salah ini siapa?”ujarnya.
*“JANGAN HANYA MENDENGAR SEPIHAK”*
Haji Olan meminta agar kader tidak mudah terprovokasi dan tidak hanya mendengarkan satu pihak tanpa mengetahui duduk persoalan yang sebenarnya.
“Nanti akan dijelaskan ke kader tersebut, anda jangan hanya mendengarkan sepihak tapi tidak mengetahui,”_ katanya.
Menurutnya, klarifikasi harus dilakukan secara terbuka agar tidak ada fitnah, tidak ada adu domba, dan tidak ada pihak yang merasa paling benar tanpa dasar.
*“KALAU SALAH SAYA SIAP DI-PAW, KALAU TIDAK SAYA AKAN HADAPI”*
Ini menjadi pernyataan paling tegas dari Haji Olan.
“Kalau saya bekerja saja sesuai SOP AD/ART, kalau memang salah saya siap kapan saja di-PAW. Tapi kalau tidak, saya akan hadapi terkait itu, karena kita sudah bekerja dan berbuat untuk partai,” tegasnya.
Ia juga menyindir pihak yang bersuara lantang namun belum tentu bekerja untuk partai.
“Belum tentu orang yang bersuara itu kalau bekerja untuk partai. Saya pun belum tahu ini,”ujarnya.
CEK SK, JANGAN SAMPAI SUDAH TIDAK DI-SK-KAN MASIH BERCERITA TENTANG PARTAI.
Haji Olan juga menyatakan akan mengecek status keabsahan yang bersangkutan sebagai pengurus.
“Saya juga akan cek yang bersangkutan, apakah punya SK atau tidak. Jangan sampai sudah tidak di-SK-kan masih bercerita tentang partai itu sendiri,”_ ungkapnya.
Ia menegaskan, jika dirinya salah, sudah lama dirinya di-PAW.
“Karena kalau saya salah sudah lama di-PAW. Dan masa saya bekerja pikiran sendiri, kemauan sendiri, atau kemauan teman satu fraksi?”_ tutupnya.
*PENUTUP*
Dengan tanggapan ini, Haji Olan menegaskan bahwa dirinya tetap tegak lurus pada AD/ART, SOP partai, dan petunjuk pimpinan.
Isu PAW yang menyebut namanya, menurutnya, perlu diklarifikasi secara resmi, bukan dibiarkan menjadi bola liar yang merusak soliditas NasDem Bitung.
*Redaksi http://MediaNusantaraCenterCall.com membuka ruang hak jawab bagi semua pihak, termasuk Ketua DPC Matuari Yudi Nelwan, DPW dan DPP NasDem, serta pihak lain yang disebut dalam berita ini.*
*Oleh: Ferry Mamangkey*















